Latest News
Wednesday, December 2, 2015

Review Buku Sejenak Hening – Adjie Silarus


Buku Sejenak Hening yang ditulis Adjie Silarus merupakan kategori buku inspiratif yang mengajak kita untuk sejenak merehatkan jiwa kita yang mungkin sudah cukup lelah menapaki kehidupan. Buku yang diterbitkan oleh Metagraf (salah satu creative imprint Tiga Serangkai, Solo) ini memiliki tagline menjalani setiap hari dalam hidup dengan sadar, sederhana, dan bahagia yang mungkin sudah mulai ditinggalkan oleh kebanyakan manusia yang cenderung mulai diperbudak oleh nafsu dan ambisinya untuk mendapatkan nikmat dunia. Buku ini cukup apik, dengan cover putih bersih berhiaskan biji dandelion yang berterbangan ditiup angin serta gambar ilustrasi didalamnya mampu membuat perasaan menjadi lebih sejuk dan damai. Selain itu juga dilengkapi dengan berbagai quotes inspiratif tentang ke-zuhud-an hidup.

Ketika kita mampu sejenak hening maka kita akan masuk ke dunia refleksi untuk mengenali diri sendiri. Bahwa sesungguhnya sudah banyak hal yang kita lewati tanpa kita sadari dan berlalu begitu saja padahal semua itu sangat berharga. Ketika bisa mengheningkan sejenak maka kita akan mampu mencapai titik ketenangan yang menghilangkan kerisauan dan ketergesa-gesaan dalam menentukan keputusan terkait dengan kehidupan. Dan buku ini mengantarkan kita menuju ke posisi itu dengan lebih rileks dan sesekali menghela nafas panjang untuk mencapai kejernihan pikiran. Kita tidak perlu mengkhususkan waktu untuk membaca buku ini, cukup bawalah ia dalam setiap aktivitasmu dan bacalah ia dalam waktu senggangmu. Resep tambahan juga, sepertinya kalau dibaca dengan mata hanya akan terasa biasa biasa saja namun ketika kamu bisa menghadirkan hatimu akan terasa bermakna dan terus resapilah isinya.

Buku yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2013 mengajak kita kembali sadar dan hadir secara utuh di masa kini, bukan di masa lalu maupun masa bodoh. Karena masa kini adalah pijakan kita untuk kehidupan ke depannya maka selayaknya kita menyelaminya lebih dalam. Dengan keheningan diharapkan kita mampu mengarahkan semua komponen hidup kita seperti hati pikiran dan badan untuk lebih bisa menyatu utuh dalam kesadaran dengan sejenak menengok masa lalu dan sedikit bertamasya ke masa depan dan kembali ke masa kini. Kita diajak untuk kembali pulang kepada “diri sendiri “ yang mungkin sudah lama hilang karena terpengaruh oleh “norma” yang ditanamkan oleh masyakat dan media.

Beberapa quotes yang dapat saya kutip dalam buku ini cukup banyak dan saya sajikan dibawah ini :
  1. Dengan sinar kesadaran yang menerangi, kita dapat terhindar dari bahaya-bahaya yang ada.
  2. Yesterday is a history, tomorrow is a mystery, today is a gift. That’s why it is called the “present” (master shifu – kungfu panda)
  3. Hidup berlarian kesana kemari untuk memenuhi apa yang kita anggap sebagai tujuan hidup. Sayangnya semakin berlari bukannya semakin puas dengan apa yang didapatkan. Semakin berlari semakin mendapatkan, tapi semakin merasa kekurangan (bukik)
  4. Kita menjadi jauh dari ketenangan karena terlalu gelisah akan impian.
  5. Kita hadir dan ada hanya untuk orang yang kita cintai.
  6. Senyum ringan akan membangkitkan kesadaran dan dengan cepat dapat menenangkan diri kita, senyum mengembalikan rasa damai yang kita pikir sudah mustahil untuk kita miliki.
  7. Efek domino dari stress akan memperburuk stress yang kita alami. Pola pikir kita pun ikut mempengaruhi stress, contohnya pikiran yang obsesif, tidak berani menghadapi kehidupan yang ada sekarang tetapi malah terlalu bermimpi hidup di masa depan, kebiasaan menunda dan perfeksionis . #jleb
  8. Senantiasa verada dalam jiwa yang hening. Hening hati yang kosong namun sebenarnya berisi (ronggowarsito)
  9. Hidup itu tentang growth, bukan result (andin andiyasari)
  10. Kebahagiaan itu tidak perlu dicari karena sejatinya dia berada sudah berada di dalam diri. Hanya saja dia tertindih dan tertutup oleh gairah kemegahan duniawi (emmanuela)
  11. Berterima kasihlah terhadap apapun yang sudah kita dapatkan, walaupun itu hanyalah kesederhanaan.
  12. Dengan mendengar(kan), kita dapat memberantas terorisme, perang, kejahatan, konflik dsb.
  13. Kemudian dipenghujung nanti apa yang kita dapatkan jauh lebih besar dan indah daripada yang kita minta dalam doa, dengan satu syarat yaitu pada waktu-Nya.
  14. Apakah setiap orang di sekitarmu ingin tersenyum saat melihatmu? #jleb
  15. Berdamailah dengan tubuh, bukan mendesaknya apalagi memaksanya.
  16. Tidak perlu mati-matia mencari hal yang tidak dibawa mati. (emha ainun nadjib)
  17. Sukses adalah kemampuan menemukan jalan keluar sedangkan bahagia adalah kemampuan menemukan jalan ke dalam. (arvan pradiansyah)
  18. Kita terlalu sering merasa frustasi dan khawatir dengan masa depan.
  19. Kalau kita punya tujuan yang berarti, kita akan semangat bangun pagi dan melakukan hal-hal yang mendekatkan diri dengan impian kita.
  20. Tentukan target jangka panjang kita dan selaraskan dengan tujuan hidup kita yang bermakna dan penuh arti.
  21. Ada dua pilihan hidup, menjalaninya dengan tergesa-gesa dan menikmatinya dengan kesabaran.


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Review Buku Sejenak Hening – Adjie Silarus Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan