Latest News
Selasa, 03 November 2015

Peran Ayah dalam Pendidikan Anak

oleh : ustadz Bendri Jaisyurrahman

Ketika ada tenaga medis bukan dokitaer hanya mantri lantas asal memberi obat jatuh korban maka akan di anggap mal prakitaek. Ketika ada sopir metromini lantas mengendarai pesawat tanpa punya ilmu nya akan di anggap mal prakitaek. Lalu bagaimana saat ayah dan ibu tidak mempunyai ilmu lantas mereka mempunyai penumpang yang bernama anak apakah bisa dikategorikan sebagai mal prakitaek? 
Menghasilkan :
  1. Anak-anak yang kerdil jiwanya. Jiwa anak kecil yang terjebak dalam tubuh orang dewasa. 
  2. Degradasi psikis, akibat nya saat ini lemah. Dari anak-anak lemah berkembang menjadi laki-laki lemah yang disebabkan ayah yang lemah sehingga mencetak anak-anak tidak berkualitas. Anak sekarang hasil penelitian secara psikis setengah umur biologis nya. Anak kuliah berprilaku seperti anak smp. Anak smp berbicara seperti anak tk "ciyus, miapah,dll"
  3. Fenomena cabe-cabean dan anak alay. Apa sih anak alay ?? Mati pola pikir / thinking shock. Ciri-ciri : tidak bisa milih / membuat keputusan, "kamu mau makan apa? Hmmm terserah deh. "diajak sholat hayuk, diajak maksiat hayuk. Pagi ke majlis ta'lim, malam dugem. Tidak bisa describe."yaaa gitu deh." penyebab fenomena cabe2an adalah kehilangan sosok ayah. Karena ayahlah yang mengajarkan rasionalitas, otak kiri. Anak yang di besarkan tanpa sosok ayah akan tumbuh emosional dan tidak rasional. 

Fenomena father hunger 

Indonesia saat ini di sebut sbg fatherless country, banyak anak yang berayah namun yatim. Kerusakan psikologis yang di derita anak-anak karena kehilangan sosok ayah. Anak yang dekat dengan ayah nya cenderung menjadi pribadi yang percaya diri dan mudah beradaptasi dengan lingkungan luar. Karena bagi anak-anak, ayah adalah sosok misterius karena jarang pulang. Namun ketika seorang ayah bisa menjalankan peran nya. Maka anak akan menyimpulkan bahwa dunia luar aman bagi nya. Stimulus pagi hari, hasil penelitian anak akan termotivasi menjadi sosok orang yang membangunkan dia di pagi hari. Anak yang di bangunkan oleh ayah akan lebih sukses drpd yang di bangunkan oleh ibu. Karena di mindset anak ayah adalah sosok penuh challenge sementara ibu lebih kepada urusan domestik dalam rumah. 

Efek dari "father hunger"

  1. Kurang dapat beradaptasi dengan lingkungan luar. Sekolah nempel terus ke ibunya minta di tungguin.
  2. Minder
  3. Gay/ melenceng orientasi seksual. Hasil research : 100% gay krn kehilangan sosok ayah
  4. Kesulitan dalam belajar
  5. Perasa / susah mengambil keputusan. kebanyakan diasuh ibu
  6. Kalo perempuan, susah membuat kriteria pasangan. Buat anak perempuan yang dekat dengan ayah nya dia akan dengan mudah apa kriteria pasangan hidup nya? Yang seperti ayah saya. Karena seharusnya seorang ayah adalah first love bagi anak perempuan nya. Kebutuhan dasar anak wanita : dicintai, disayangi, dipuji

"tau kah kamu nak, tidak ada satu laki-laki di dunia ini yang mencintai km melebihi cinta ayah kepada kamu"
"nak, tidak akan ayah biarkan satu laki-laki pun menyakiti hati mu"
"buat ayah, kamu adalah princess ayah, putri nya ayah yang paling cantik" 
Anak-anak perempuan yang saat kecilnya tidak mendapat kan ketiga hal diatas akan haus kasih sayang, sehingga ketika beranjak dewasa di rayu oleh laki-laki mudah sekali karena dia mendapat apa yang tidak dia dapatkan seharus nya, laki-laki yang memuja dia, akibat nya dengan mudah menyerahkan diri dan kehormatannya.mBuat wanita yang sudah menikah, kalo menghadapi masalah dalam rumah tangga nya dia akan mudah give up, menuntut cerai dia dengan mudah menyimpulkan bahwa semua laki-laki brengsek. 

Saat ini banyak anak berayah namun yatim, karena fungsi ayah saat ini hanya 2 : 
  1. Memberi nafkah
  2. Memberi ijin nikah

Ayah tidak tahu kapan anak laki-laki nya mimpi basah, subuh ketok pintu "bangun, sholat ke masjid" si anak tidak tau bahwa dia mimpi basah dan harus mandi junub. Berangkat ke masjid tanpa mensucikan diri. Padahal 58% anak indonesia mengalami mimpi basah pertama nya saat kelas 5 sd (pubertas dini) sementara menurut mendiknas pelajaran mandi junub baru di berikan saat kelas 2 smp. Bayangkan selama berapa tahun si anak sholat ibadah nya tidak sah. 

Fatherless country!

0-2 tahun : pengasuhan full oleh ibu
 usia pre school : 90% guru di sekolah2 pre school adalah perempuan
Usia tk : sama tenaga pendidik perempuan smua
Usia sd : sama tenaga pendidik mayoritas ibu-ibu 

Padahal 0-7 tahun adalah golden age pembentukan karakitaer, harus imbang stimulan ibu dan ayah. Bayangkan saat cerita tentang sosok umar ibnu khatab yang bercerita adalah ibu guru tidak bisa heroik, harus nya sosok umar itu gagah perkasa. Sosok ibu-ibu tidak akan bisa mewakili. Maka ketika ada pepataha tentang "al ummu madrasatul ula: seorang ibu adalah sekolah pertama anak-anaknya maka tambahkan dan ayah adalah kepala sekolahnya. 

Apa fungsi seorang kepala sekolah?

  1. Membuat tenaga pendidiknya nyaman. Nyamankan istrimu, bahagiakan istrimu itu adalah hal terbaik yang bisa km berikan kepada anak-anakmu. Saat istri kita bahagia maka anak kita akan dibesarkan dengan bunga yang indah, namun sebalik nya saat istri kita tidak bahagia tidak terjamin hidupnya, kesejahteraan nya dia akan membuang emosi sampah kepada anak-anak kita.
  2. Menentukan visi dan misi anak didiknya. Mau dijadikan apa anak anak didiknya. Ayah lah yang menentukan lantas mensosialisasikannya kepada istri sbg tenaga pendidik
  3. Evaluasi, ini lagi-lagi bukan tugas istri namun tugas kepala sekolah. Panggil tenaga pendidik "umi, kok abi liat anak kita udh umur 10th belum bisa baca al fateha coba gimana sekolah nya, umi ajarkan tidak? Dll
  4. Membuat aturan, jangan kebalik ibu-ibu yang bikin aturan ini itu macem2, saat ayah pulang ayah lah yang melemahkan aturan2 yang ada. Aturan harus nya di buat oleh sang kepala sekolah dan disosialisasikan pada tenaga pendidik sbg orang di lapangan. Misal kalo abi dengar nanti umi lapor km nonton tv lebih dr 3 jam, fasilitas tv abis cabut. Dimana2 yang namanya kepala sekolah memang tidak selalu hadir tapi peran nya sangat krusial. 

Jadi para ayah meski anda harus selalu keluar rumah untuk mencari nafkah pastikan saat pulang ke rumah jiwa raga anda untuk anak-anak anda. Karena apa? Dalam al quran ada 17 dialog tentang anak, 14 diantara nya tentang ayah- anak, luqman dan anak nya, ibrahim- ismail, ibrahim - ishak, syuaib dan anak nya, dsb. Hanya 2 dialog dalam al quran yang berisi dialog ibu dan anak, saudara musa dan maryam-isa. Karena dalam islam seorang anak akan ikut nasab ayahnya, nasab adalah berarti pertanggungjawaban akan di minta dari seorang ayah berhasil dan gagal ayah yang akan di mintai pertanggung jawaban sesuai nasabnya. 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Penyejuk hati yang dikutip dari salah satu pesan muhasabah di Grup Whatsapp
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Peran Ayah dalam Pendidikan Anak Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan