Latest News
Sunday, November 1, 2015

Krisis Keikhlasan


Sungguh, masyarakat indonesia sedang mengalami krisis, tak hanya krisis dalam hal dalam finansial, namun mengalami krisis di dalam hatinya.. krisis dalam hatinya yang paling kronis adalah rasa ikhlas.. kita sudah melupakan alam sekitar bahwa mereka selalu senantiasa mengajari kita dalam berperilaku sebagai seorang manusia seutuhnya.. kita bisa belajar ikhlas dari matahari yang selalu mengiringi keseharian kita.. dia selalu hadir setiap hari, menyinari bumi, memberi energi, menghangatkan kita setelah merasakan dinginya malam.. apakah dia mengharap timbal balik dari kita? Mengharapkan kiriman hidrogen untuk kelangsungan hidupnya? Tidak!

Dia selalu memberi tak harap kembali.. selalu mengabdi tanpa balas budi.. namun bagaimana dengan masyarakat indonesia.. mereka tak akan bekerja tanpa ada imbalan yang nyata.. entah berupa uang yang berjuta juta.. pujian (padahal itu adalah ujian) yang menyenangkan dipendengaran.. pencitraan yang yang membawa kepopuleran.. jabatan yang mengantarkan kepada kemakmuran yang berkedok kekayaan (katanya).. padahal kehidupan di dunia tidak membutuhkan kekayaan, namun hanya sekedar berkecukupan.. ketika dimintai tolong selalu ada tanya sebelum membantunya.. padahal itu adalah sebuah strategi untuk mengkalkulasi antara untung dan rugi..

Katanya pengabdian namun ternyata lebih mengutamakan apa yang kita dapatkan, bukan pada apa yang dapat kita berikan.. coba tanyakan kepada beberapa orang yang sudah menggeluti berbagai macam pekerjaan, “mengapa anda memilih pekerjaan ini?” akan sedikit sekali yang menjawab, “aku ingin membangun bla bla.. aku ingin mengembangkan ini itu.. aku sangat tertarik dengan dengan pekerjaan itu.. cita-citaku dulu adalah ingin bekerja sebagai bla bla..”.. naif juga ketika kita tidak memikirkan tentang besarnya penghasilan, namun alangkah lebih baik ketika tujuan awalnya adalah berkontribusi untuk memberi, bukan hanya sekedar mengharapkan bagian dan mencari aman dari beratnya biaya sebuah kehidupan.. ternyata sulit juga mencari satu kata ikhlas di dalam realita dan jiwa, daripada yang terucap dalam lisan dan berbentuk kata.. 

***
Kamar abu-abu, 31 Oktober 2015 – 18:56 WIB

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Krisis Keikhlasan Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan