Latest News
Wednesday, June 24, 2015

Tips Memperbaiki Jilid Lem Buku yang Rusak

www.mengejarasa.com
pernah memiliki buku?
bukunya dijilid lem?
jilid lemnya berwarna putih?
pernah mengalami jilid lemnya patah atau rompal (rusak)?

Kalau teman- teman pernah mengalaminya berarti senasib dengan saya.. kali ini buku yang jilid lemnya rusak adalah titik nol, buku karangan agustinus wibowo.. buku itu baru saya beli dua pekan yang lalu (baru mampu beli) karena cukup tebal (550 halaman lebih ) untuk buku perjalanan dan ada foto dari setiap kota yang dilewati.. ternyata jilidnya sudah patah dan terlepas pada bagian foto foto.. mungkin karena karakter kertas foto yang berbeda dengan book paper sehingga kurang terlekat dengan baik, kemudian book papernya juga tergolong agak tebal sehingga cukup berat juga ketika dibuka.. karena saat saya membeli di gramedia, sampel buku yang bisa dibaca juga terlepas pada bagian situ.. bisa jadi juga karena cara membaca saya yang salah.. membuka halaman bukunya terlalu lebar.. bisa juga karena membacanya sambil tiduran sehingga jari untuk memegang hanya dari satu tangan dan mengganjal jilid buku bagian bawah, sehingga gaya yang bekerja tidak seimbang pada jilid atas dan bawah sehingga menyebabkan jilid bawah lebih mudah rompal..

Cukup sayang jika buku itu harus rusak dan menjadi dua bagian, padahal belum selesai dibaca dan direncanakan bisa dibaca oleh beberapa generasi berikutnya maka mau tidak mau buku itu harus diperbaiki.. dulu saat masih sering nongkrong di fotokopian belakang kampus yang sering mendapat pesanan cetak buku dari penerbit mas-mas operatornya menjelaskan bahwa ada dua jenis jilid lem, perbedaannya hanya pada lemnya.. ada lem kuning dan lem putih.. cara menjilidnya pun mudah.. kertas ditata yang rapi dan dijepit.. bagian kiri buku diseset berpola menggunakan cutter lalu dilem menggunakan kuas atau alat khusus.. tunggu hingga lem mengering.. setelah itu tinggal mengelem covernya.. cara tersebut merupakan cara sederhana yang dapat kita lakukan di rumah dan boleh untuk dicoba..

Lem putih sering kita jumpai pada buku-buku yang ada di toko buku.. ciri khasnya adalah keras.. tebal.. ketika buku dicoba dilipat dan dibuka 180 derajat sulit.. dan yang pasti lemnya berwarna putih.. nah buku titik nol saya ini merupakan buku yang dijilid lem warna putih.. lem warna putih ini seringkali mudah rompal ketika kita memaksa membuka buku lebih dari 90 derajat.. so solusinya adalah silahkan hati hati membuka buku ini.. kecuali kertasnya memang kertas yang benar benar tipis dan lemas serta lebar bukunya lebar..

Lem kuning sudah jarang yang menggunakan.. biasanya buku kategori terbitan lama.. misalnya buku terbitan sinar harapan atau murai kencana.. atau beberapa buku yasin yang beredar di solo.. ketika buku dicoba dilipat dan dibuka 180 derajat cukup mudah.. ciri khasnya jilidannya tidak terlalu keras.. dan yang pasti jilidannya berwarna kuning.. biasanya buku ini cukup awet jilidannya, namun tetap hati-hati ya dalam membukannya, biasanya jilidannya lepas dan rompal ketika memang sudah berumur sangat tua atau memang sengaja ditarik kertasnya, maka kertasnya pun lepas..

Solusi pertama yang saya coba adalah menggunakan lem kayu.. karena banyak fotokopian yang mengelem cover buku dengan lem kayu maka saya coba iseng mencobanya juga.. siang itu saya minta lem kayu kepada pak tukang kayu depan kost untuk mengelem jilidannya.. ternyata gak mau nempel, jilidannya lepas lagi.. padahal secara prinsip kertas terbuat dari kayu, untuk menempelkannnya seharusnya bisa menggunakan lem kayu.. lem kayu tersebut tidak bisa menempel dengan baik, hanya sekedar menempel dan membentuk lapisan transparan yang mudah dilepas..

Solusi kedua mampir ke fotokopian belakang kampus, tanya ke mas-masnya, "mas, ini jilidannya rompal, distaples besar bisa nggak?".. "itu nggak bisa mas, harus dilepas jilidan putihnya.. trus baru dijilid ulang pake staples" jawab masnya sambil melayani pelanggan.. pikirku, "gila, buku baru harus permak ulang jilidannya, eh itu kalau jadi, kalau tidak bagaimana, apalagi ini border samping kanan kirinya meper beut.. waah beresiko".. kesimpulan yang ku ambil adalah langkah seribu, "mas pamit dulu ya, tak pikir-pikir dulu, hehe.. nuwun"..

Eh sampai asrama ternyata ada lem alteco di atas lemari buku, iseng ah tak coba buat ngelem, siapa tahu ngefek terhadap jilidannya.. ternyata ini adalah Solusi ketiga.. caranya sederhana yaitu oleskan lem pada sisi jilidan yang patah, sedikit pada bagian kertas.. pastikan permukaan jilidan rompal yang sudah diberikan lem bertemu dengan permukaan jilidan yang satunya ketika buku itu ditutup.. alhamdulillah jilid lem putih yang patah dan rompal tadi tersambung kembali.. prinsip utamanya adalah menyambungkan antar jilid yang rompal.. lem alteco memang istimewa dalam menyambungkan benda keras.. semoga tips ini bermanfaat.. selamat mencoba..

***
Kamar abu-abu, 23 Juni 2015 - 22:18 WIB
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

  1. KUPAS TUNTAS "Cara Menjilid Bagi Pemula"

    E-BOOK "Tutorial Cara Menjilid Bagi Pemula" 100% dari pengalaman pribadi.
    www.carajilid.com

    -cara jilid lakban
    -cara jilid Spiral / ring plastik dan kawat
    -cara jilid Soft cover manual
    -cara jilid Hard cover manual
    -cara Menjahit Buku
    -cara lem buku manual (tanpa mesin lem panas)

    Dapatkan Juga 3 E-BOOK GRATIS
    1. E-BOOK panduan lengkap memulai dan mengembangkan usaha photo copy
    2. E-BOOk 1000 Daftar Nama ATK yang laris manis
    3. E-BOOK Cara membuat kartu nama langsung dari printer sendiri

    Lihat di sini : www.carajilid.com

    ReplyDelete

Item Reviewed: Tips Memperbaiki Jilid Lem Buku yang Rusak Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan