Latest News
Sunday, May 10, 2015

Traumatika

www.mengejarasa.com

Bisa jadi aku adalah orang yang traumatis.. mudah kapok.. mudah menyerah.. mudah bosan.. ketika sudah pernah sekali tak ingin mencoba lagi.. barangkali inilah yang membuatku untuk tidak mengajak orang lain ke dalam kehidupanku.. bahkan kehidupan sehari-hari yang sederhana, seperti makan, jalan-jalan, beli buku, nonton film, belanja dan sebagainya.. aku merasa lebih nyaman sendiri.. 

alasan sederhana kenapa tidak mengajak cuma satu.. ditolak ! alasan sederhana yang sering membuatku trauma.. bisa jadi terlalu banyak berharap, waktunya tidak tepat, salah mengajak orang, mungkin juga karena kurang berdoa.. alasan utama adalah ditolak.. alasan lainnya yang mengikuti adalah banyak alasan ! ketika aku ajak mereka bilang ada ini lah.. ada itu lah.. ujung-ujungnya adalah wacana.. paling parah adalah ketika sudah mengiyakan namun pada akhirnya membatalkan tanpa alasan yang jelas, sepihak dan tanpa solusi.. 

alasan berikutnya adalah Menunggu ! ketika sudah iya dan sudah menentukan jam kapan kumpul, tempat kumpul dimana biasanya waktu kumpulnya molor, tempat kumpulnya berubah T-10 menit.. menurutku itu sangat menyebalkan.. molor 10 menit masih bisa ditoleransi jika ada konfirmasi.. namun kebanyak molor sampai 30 menit bahkan 1 jam dan tanpa konfimasi lagi..mungkin inilah alasan kenapa aku terbiasa sendiri.. cuci baju sendiri.. makan sendiri.. jalan-jalan sendiri.. aku merasa sendiri itu (masih) indah.. ketika kita bebas melangkah, tanpa ada beban untuk pekewuh bertingkah.. dalam hal sederhana di kehidupan saja aku masih belum bisa memasukkan orang lain..

selama ini yang setia dan mau diajak kemana saja hanyalah laptop saja.. bisa jadi penghibur.. rekan kerja.. rekan tertawa.. membantu banyak hal dan memang tiada duanya.. aku jarang bosan memandangnya, dan dia tak bosan juga memandangku.. ketika aku lelah memandangnya dan terlelap, dia masih tetap setia memandangku sampai dirinya sudah tak memiliki tenaga.. semoga kamu tetap sehat setiap harinya..

mungkin untuk memasukkan orang lain di kehidupanku yang lebih rumit aku akan benar-benar selektif.. dalam urusan makan saja aku belum bisa menemukan orang yang pas, apalagi urusan masa depan.. di kehidupan seringkali menerima itu lebih mudah daripada memberi.. namun masalah kehidupan dan masa depan dengan menerima "orang lain" di kehidupan kita itu lebih sulit daripada memberikan "diri kita" kepada orang lain.. sebenarnya sederhana, semua ini tentang waktu..

***
bersandar pada tiang perak, 10 Mei 2015 - 19:47
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
potongan dari kumpulan cerita fiksi yang random, bersudut pandang orang pertama, yang muncul tanpa direncana dan mengalir begitu saja.. semoga bisa menjadi sebuah kumpulan aksara yang menempel dalam himpunan kertas dan terjejer rapi di rak buku sana..
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Traumatika Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan