Latest News
Minggu, 28 Desember 2014

Dunia Baru


terkadang kepo itu perlu, darinya aku mendapatkan sesuatu yang baru.. bukan tentang bagaimana menaklukan hatinya, namun mendapatkan sesuatu yang baru.. melihat dunia tempat dia "tinggal", tempat dimana dia merasa nyaman dan menempa diri sehingga kehebatan itu terlihat jelas walau tak tak diperlihatkan.. sampai sekarang pun tak ada alasan untuk menyukainya, apalagi berpikir sampai jauh, suatu titik nun jauh di sana, hanya sekedar kagum saja.. dan kekaguman ini (selama ini pula) tak membawa dampak buruk terhadap jiwa, apalagi terhadap hati (halah).. namun malah mampu menyemangati untuk menyaingi.. entah dunia baru itu semakin menarik untuk diselami, semakin ke dalam dan semakin terasa menyenangkan..

namun dunia baru itu ibarat cermin ataupun kaca.. membiaskan dan benar benar mengalihkan pikiran.. terkadang pekerjaan yang terhampar dan menanti untuk dieksekusi malah terhalangi hingga sampai sekarangpun masih teronggok, berdebu dan semakin membebani diri.. dunia baru memang menyenangkan, namun tak terasa bebas menikmatinya ketika dunia lama masih membayanginya.. menunda memang akan menambah rasa bersalah saja, menjerat kaki ketika melangkah.. kita tak akan bisa melangkah ke tangga berikutnya ketika tangga sebelumnya terlewati..

seperti kata adik sebelah, hanya kurang fokus saja untuk menjalani kehidupan ini.. mudah teralihkan ketika menjalani pekerjaan dan berpindah ke pekerjaan yang datang menghampiri.. memang harus belajar lagi menentukan skala prioritas dan menentukan rutinitas, karena akhir- akhir ini random sekali dalam menjalani hari hari.. slogan yang pernah kutetapkan dan sempat ku jalani dulu memang harus diaplikasikan lagi, "Sendiri itu Indah" dan sepertinya aku memang merindukannya..

***
Samping lemari, 28.12.14 - 16:50

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Dunia Baru Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan