Latest News
Kamis, 02 Oktober 2014

Menyapamu (Lagi)


malam ini aku menyapamu lagi.. walau tak secara lisan, namun secara tertulis.. aku menyapamu bukanlah karena apa-apa.. tapi sesuatu yang biasa, ketika kita sudah lama tak bertegur sapa, walau hanya sekedar sms saja.. namun entah kenapa jawabanmu tidak mengenakkan.. apakah aku salah bertanya dan menyapa? ataukah memang kamu tidak baik- baik saja.. ataukah memang waktunya tidak tepat? apakah memang dedang siklus jutekmu yang memuncak? ah, sebagai seorang laki - laki memang serba salah ketika dia tidak bisa memahami lawan bicara, apalagi lawan jenisnya.. ataukah memang seorang perempuan itu sulit dimengerti sehingga ada lagu "karena wanita ingin dimengerti"..

jadi mengingat beberapa masa yang lalu, ketika kita masih biasa saja, terbuka dan saling bercerita.. saling memberi nasehat, saling memberi pendapat.. mungkin sudah masanya beda, ketika kita memliki hidup masing-masing.. kamu pernah beromantis dengannya, dan aku pernah beromantis dengan yang lain.. mungkinkah kita bisa membangun romantisme bersama lagi? karena ukhuwah tanpa romantisme itu hambar.. aku beruntung bisa mengenalmu dan kamu mengenalku juga.. 

menjadi orang yang cerdas bisa jadi adalah sebuah anugerah.. mengenal orang yang cerdas bisa juga sebuah anugerah dan berkah.. bisa mengenalmu adalah sebuah hadiah dari setumpuk anugerah, yang membawa berjuta berkah.. Kamu pernah bilang, ”Sedikit yang kau tau tentangku, itu lebih baik“.. dalam hati aku menjawab, "tapi mengenalmu lebih dalam bagiku itu membahagiakan..
***
Lantai yang mulai dingin, 02 Oktober 2014 -  20.46 WIB
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
potongan dari kumpulan cerita fiksi yang random, bersudut pandang orang pertama, yang muncul tanpa direncana dan mengalir begitu saja.. semoga bisa menjadi sebuah kumpulan aksara yang menempel dalam himpunan kertas dan terjejer rapi di rak buku sana..
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Menyapamu (Lagi) Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan