Latest News
Tuesday, July 1, 2014

Mengabdi dan Profesionalisme

sebagai seorang abdi adalah selalu siap setiap saat, melayani dan memberikan sebagian besar waktu yang dimilikinya untuk amanah yang diembannya.. oleh karena itu kelapangan jiwa dan waktu harus selalu maksimal untuk menghadapinya.. totalitas juga dasar dari sebuah pengabdian.. jika setengah-setengah sebaiknya perlu instropeksi diri.. karena bisa jadi dengan setengah hati itu malah mengurangi esensi dan hasil yang ingin dicapai.. keikhlasan juga resep utama dalam mengabdi, karena kita selalu  ingat bahwa setiap amal ini tergantung dari niatnya.. so,  bab niat ini juga perlu ditinjau ulang, review, dan luruskan.. insya Allah dengan niat yang lurus maka kita akan mendapat pahala yang maksimal..

mengabdi itu tak akan jauh rekan kerja, dimana nanti kita akan melaksanakan amanah bersama-sama.. disana kita akan dihadapkan bagaimana mengelola diri untuk bekerja, bahwa dalam beramanah itu kita bukan sekedar sama sama bekerja, namun bekerja sama.. dua frase ini memiliki komposisi kata yang sama, namun esensi dan hasilnya akan berbeda jika kita benar benar menghayatinya..

profesionalitas juga diuji.. kita harus bisa mengelola diri kita, kapan menggunakan hati, kapan menggunakan logika.. karena seringkali dalam bekerja kita dibenturkan dengan pekewuh, senioritas.. nah, profesional dalam konteks ini kita harus tegas, menjalankan jobdesk yang sudah disepakati.. 


***
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Mengabdi dan Profesionalisme Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan