Latest News
Senin, 07 Juli 2014

Menentukan Arah


Hanya tersenyum, itu yang bisa kuberikan ketika mereka mengharap jawaban dari pertanyaan “kapan kamu menikah?” Sebuah pertanyaan sederhana yang memang lebih sulit dari soal UN atau SNMPTN.. memang wajar pertanyaaan itu muncul di rekan rekan seumuranku.. karena memang sudah saatnya memikirkan hal itu, tentang kapan dan siapa..Karena aku sudah melihat beberapa teman teman perempuanku yang sudah terlihat matang, terlihat sudah terlihat seperti ibu-ibu dan sudah pantas menimang anak..

Entah, ketika pertanyaan itu muncul rasa-rasanya lebih pas ditanyakan kepada mereka yang sudah menggebu dan sudah lulus dari tahap perkuliahan ini.. namun untuk jiwa yang santai ini masih belum ingin menjawabnya.. walau jawaban itu sudah terpatri di dalam hatinya..

Semakin belum siap, itu yang terasa ketika umur itu bertambah dan masa yang membahagiakan itu semakin mendekat.. ketidaksiapan itu karena masih banyak yang harus dicari.. tuk bahagiakan hidupmu nanti.. bisa bertahankah kau disana?

Ketika aku harus masih nemperlancar memegang setir dan mengijak pedal, masih harus menentukan usaha apa yang harus dibangun.. memperbaiki hafalan.. menentukan mindmap beberapa tahun ke depan.. menentukan di mana akan tinggal..

Dulu memang sempat berpikir bahwa menikah itu mudah, yang penting ada calon, wali, saksi, penghulu, dan akad semuanya akan beres.. itu memang awal dari membangun sebuah bahtera, namun akankah kita berlayar tanpa dayung dan perbekalan untuk melalukan perjalanan.. ah, itu akan terasa konyol.. walaupun Allah sudah menjamin nasib kita, tapi mempersiapkan diri adalah bagian dari tawakal…
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Menentukan Arah Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan