Latest News
Senin, 16 Juni 2014

Menghadapimu

entahlah, aku juga hanya terdiam dalam hening.. butuh sedikit energi untuk bisa memulai sebuah kata, sebuah ATP untuk membuka perlahan bibir ini.. bukannya ku takut untuk berkata, apalagi untuk berbicara dalam untaian kalimat.. hanya butuh waktu bersiap, hingga jiwa ini tegar untuk menghadap, bertegur sapa denganmu..

aku juga bingung ketika bertemu, hanya melihat, namun sepertinya aku tak kuat, mulai terperosok satu kaki.. ah, aku harus berlari.. karena bukan ini yang aku cari.. dia hanya sebuah prisma, mulai mengacau pandangan yang seharusnya menatap ke depan.. namun dengan keistimewaanya dia mampu merubah segalanya..

dunia memang punya kutub, dia akan menarik apa yang menjadi lawan kutubnya.. dunia juga mempunyai massa.. dia akan menarik apa yang ada didekatnya.. itulah sebuah daya dan gaya yang luar biasa, Gravitasi..

menghadapimu sepertinya tak hanya membutuhkan kata SABAR dan KUAT.. banyak sekali frasa yang perlu dirangkai untuk mengikat jiwa yang mudah terbang ini.. ketika mereka lebih kuat dari diri ini, bukan jiwa ini yang menarik, namun jiwa ini yang akan terseret kesana..

sebuah penambat, hanya dia pemberi jawaban atas ketidakpastian.. sebuah sarana untuk menguatkan..

***

Kursi Biru Kantor, 16.06.14 - 21.00
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
potongan dari kumpulan cerita fiksi yang random, bersudut pandang orang pertama, yang muncul tanpa direncana dan mengalir begitu saja.. semoga bisa menjadi sebuah kumpulan aksara yang menempel dalam himpunan kertas dan terjejer rapi di rak buku sana..
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Menghadapimu Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan