Latest News
Selasa, 13 Mei 2014

Ketika Kita Bertemu Nanti


ketika kita bertemu nanti, mungkin tak hanya bertemu secara fisik saja, apa lagi hanya bertemu hati.. tidak. tidak sesimple itu.. semua tentang aku, kamu, mereka akan bertemu juga.. karena semua itu bagian dari kita.. ketika semua itu bertemu kita hanya bisa berharap, tidak ada benturan yang berarti, tak ada kecanggungan yang terjadi, namun bersenyawa dalam satu keluarga..

ketika kita bertemu nanti, sudah seharusnya dunia kita berjumpa, beserta penghuninya.. hey, mau kah kamu masuk ke duniaku? disini aku akan mengajak mu untuk berkelana bersama, aku kuberitahu semua sisi menyenangkan dari hidupku.. aku akan berbagi bersamamu.. sisi pahit dari hidupku jangan lupa kau kecap juga.. karena sisi manis hidupku tak akan terasa manis tanpa sisi pahitnya..

ketika kita bertemu nanti, aku ingin masuk ke dalam duniamu.. ajaklah aku berpetualang.. biarkan aku menyelam di sana bersamamu.. sampai aku benar- benar paham semua hal yang spesial dalam hidupmu.. semua tentangmu..

ketika kita bertemu nanti, maukah kita membuat dunia yang baru, dunia kita yang berasosiasi dan berakulturasi.. nanti kita bisa tawarkan kepada mereka untuk singgah di sana.. kita buktikan bahwa pertemuan kita tak hanya pertemuan belaka.. namun membawa makna..

***
sepotong surat kecil dalam naungan dingin pasca hujan, 13 mei 2014 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
potongan dari kumpulan cerita fiksi yang random, bersudut pandang orang pertama, yang muncul tanpa direncana dan mengalir begitu saja.. semoga bisa menjadi sebuah kumpulan aksara yang menempel dalam himpunan kertas dan terjejer rapi di rak buku sana..
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Ketika Kita Bertemu Nanti Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan