Latest News
Jumat, 07 Maret 2014

Porsi Bijak dan Adil

menjadi seseorang yang mampu berperan penting adalah sebuah kewajiban.. karena dengan peran itu juga kita mampu mendapatkan segala hal, baik pahala maupun fasilitas lain yang mungkin tidak disangka..

memilih peran itu mudah ketika kita mampu membaca keadaan yang ada disekeliling kita, sekaligus membaca keadaan diri kita.. mampukah kita untuk menjalaninya? semuanya jika dipaksakan pasti akan terjadi, pasti bisa.. namun apakah akan menjamin semuanya itu akan berjalan dengan maksimal..

sebuah cerita ada seseorang yang dikatakan bahwa dia adalah seorang aktivis.. ketika diawal perkuliahan dia aktif di berbagai lembaga.. setiap aktivis pasti akan mengalami perubahan jenjang, ketika dia menjadi staff maka dia akan naik ke taraf yang lebih tinggi.. dimana dia diharapkan bisa menjadi motor penggerak disana.. namun dia memilih mundur, karena dia takut akan menzalimi jajaran yang akan dia pimpin.. mengingat ada amanah lain yang akan lebih membutuhkan dirinya untuk fokus di sana karena di sana dia berada diposisi kunci. 

berada di posisi kunci merupakan keadaan yang dilematis.. dimana kita akan diharapkan mampu adil dan bijak di sana.. adil disini bisa diartikan membagi diri kita terhadap berbagai aspek yang menjadi amanah kita, membagi porsi pikiran kita, waktu kita dan hati kita.. bijak diterminologikan sebagai bagaimana memposisikan diri kita terhadap berbagai macam opsi yang perlu dianalisis lebih dalam lagi.. karena setiap pilihan akan menimbulkan konsekuensi dan dampak yang berbeda..
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Porsi Bijak dan Adil Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan