Latest News
Sabtu, 08 Februari 2014

Mengenang dan dikenang


suatu ketika kita akan dipertemukan dengan dengan seseorang, dimana suatu nanti namanya akan berubah, yang awalnya namanya teman, kawan, dan sahabat.. mereka itu tetap mereka, namun akan senantiasa berubah, baik psikologis dan dan fisik mereka.. yang dulunya lucu dan imut, eh ternyata sekarang menjadi gagah dan menawan.. yang dulunya galak eh sudah berubah menjadi lemah lembut.. namun apakah itu yang kita nanti? kalau hanya itu sepertinya kita hanya sekedar berteman saja.. sejatinya status berteman juga berproses, dari teman, kawan dan sahabat.. untuk perihal ini yang berproses adalah hatinya.. di mana dia akan menggunakan hatinya dalam memperlakukan kita..

sebagai teman, ketika dia memandang "biasa" ke kita.. biasa sebagai rekan satu tim atau sekedar ikatan status sosial saja, entah sebagai mahasiswa, teman satu kelas, ataupun rekan kerja saja..

sebagai kawan, ketika dia memang sehobi dengan kita, teman sepermainan, setidaknya sudah ada kecocokan yang mampu mengikat kita dengannya.. minimal setidaknya sudah ada aktivitas yang dilakoni bersama..

sebagai sahabat, ketika kita sudah mulai memiliki keterkaitan hati, dan hati ini melekatkan aspek aspek yang lain, seperti pemikiran, aktivitas dan kehidupan mereka.. jiwa mereka terbuka satu sama lain, hampir tak ada jarak diantara mereka..

mengenang dan dikenang, ketika kita pernah bersama dengan mereka pasti ada interaksi yang terjadi.. selalu ada masa dimana episode itu tertata.. ada potongan ketika wajah wajah itu tergambarkan di dalam benak kita saat kenangan itu diputar ulang.. pilihan itu ketika kita harus memilih, apakah kita menggoreskan kenangan yang baik, atau yang buruk.. kenangan yang manis atau yang pahit.. ataukah hanya sekedar alur biasa saja..
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Mengenang dan dikenang Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan