Latest News
Sunday, June 8, 2014

Sebuah Lingkaran awal -1

Sore hari di maret 2011,

Dipertemukan dengan mereka memang memberikan kesan tersendiri. ada senang, bahagia, bangga, haru dan sedih. sebuah pertemuan yang mengajarkan arti keluarga tanpa ikatan darah, namun ikatan ukhuwah yang menjunjung tinggi indahnya islam. awal pertama mengenal mereka di sini ketika masuk bidang sekum. sebuah sodoran formulir pendaftaran yang ku isi, ku centang saja pilihan itu. bukan tanpa sebab aku memilihnya, namun memang aku niatkan sebuah amanah yang pernahku geluti semenjak SMA. sebuah amanah dibalik layar, namun memiliki dampak.yang besar. mensuplai perencanaan dan pola managerial, bagiku sesuatu yang menyenangkan layaknya sebuah permainan. mungkin juga karena tipe darah yang mendorong diri ini untuk menekuni ranah administrasi yang biasanya memang tidak terlalu disukai oleh laki laki.
Disini bisa belajar (lagi) dan mendalami dasar dasar operasional lembaga, yang biasanya terabaikan. prosedural bagaimana untuk bergerak, mengatur ritme lembaga. mengajarkan bahwa pengabdian itu totalitas, mengawal dari awal, mendampingi di tengah, memberikan kado terindah di akhir. satu hal yang bodoh ketika seorang aktivis itu tidak sadar dimana dia harus belajar. meninggalkan sebuah agenda yang esensinya sangat besar, memberikan wacana untuk berpikir visioner dan solutif. ketika dia hanya bisa menggaungkan sebuah kata perubahan, namun dia tidak bisa sadar dimana dia harus belajar dari sebuah kekurangan, melihat dari sudut pandang orang lain yang menjadi obyek pengabdiannya. memperkaya sudut pandang itu menjadi suatu kewajiban untuk.menentukan.sebuah penyelesaian dari sebuah.kebutuhan. bukan hanya sekedar menuruti ambisi yang tidak berdasar dan memiliki solusi.
Ketika aku melihat hanya sedikit orang yang peduli untuk hadir dan menyimaknya (Laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum) dengan seksama, merenung dan bervisi ke depan. yang lain kemana ya?
Ada juga yang datang namun hanya sibuk dengan laptop dan sosmednya. ada juga yang meyibukkan diri dengan agenda yang.lebih disukainya, bukan dengan agenda yang akan memberikan petunjuk saat dia beramanah kelak.

cukup banyak kesalahan yang dapat diungkap di sana, baik dalam kelengkapan dokumen maupun dalam pengelolaan lembaga. sempat menerawang dan merenung, mungkinkah aku bisa berdiri di sana? Untuk menggantikan kakakku dan memberikan perubahan?
***
18.09, Dibawah rinai hujan @Jatayu
 Bandung, 12 januari 2014

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Sebuah Lingkaran awal -1 Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan