Latest News
Kamis, 25 April 2013

Memandangmu, kini dan nanti

sepertinya retina ini terlalu sering memandangmu..
entah dalam hitungan puluhan jam dalam sehari..
dan hari- hari pun terakumulasi menjadi pekan..
lelah.. memang lelah..
yaaa.. memang melelahkan..

sebenarnya diriku hanya ingin memandangmu satu jam saja..
dalam pagi dan sore..
seraya dengan melihat saudaraku yang ada di dunia sana..
namun.. entahlah..
rasanya.. memang berat.. untuk jauh darimu..
melihatmu.. membaca sesuatu yang tersirat diwajahmu..

memang pesonamu mengalahkan segala yang menghampiriku saat ini..
bagai mendung yang menghalangi sinar rembulan
seperti seharusnya kini menyinari bumi ini..
namun.. memang mustahil meninggalkanmu saat ini..
beraaat sekali..

yah... bukannya lebay.. namun.. aku takkan pernah bisa tanpamu..
untuk menghadapi berbagai terpaan yang mulai bertiup ke jiwa ini.. tubuh ini..
aku masih ingin memegangmu erat- erat..
dan berada di sisimu saat ini..

kamu yang membuatku tersenyum.. tertawa..
membuatku merasa tenang.. namun mampu membuatku menitikkan bulir air mata..

ya aku memang nyaman denganmu sekarang..
dengan di tempat paling indah ini.. rasanya pesonamu semakin membuatku terbuai..
terkadang lupa waktu.. wajahmu mengalihkan duniaku.. kau melegakan aku..
kamu begitu berarti.. hari ini, esok, dan seterusnya..



untuk yang setia mendampingiku selama ini,


---- Lena ----
lenovo S205 dan lenovo A60+
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Memandangmu, kini dan nanti Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan