Latest News
Wednesday, September 19, 2012

car free day solo

car free day merupakan agenda rutin mingguan di solo. Kegiatan ini terinspirasi oleh car free day yang ada di kota metropolitan Indonesia. Kegiatan ini dilakukan di jlan utama di tengah kota solo, yaitu jalan slamet riyadi dimana jalan ini sangat lurus dan membelah di tengah kota Surakarta dimana pada titik ujungnya terdapat patung letkol slamet riyadi. Caranya dengan menutup akses masuk ke dalam jalan itu sehingga warga yang mengikuti event ini bisa beraktivitas sepuasnya disini dari jam 06.00 sampai 09.00
Selain memberikan fasilitas yang nyaman, disini kita juga bisa menikmati kuliner khas solo yang ada, dari pecel,soto, bakso bakar yang aromanya aduhai. Untuk menikmati solo di pagi hari kita bisa ke sana, cukup membayar parker Rp. 2000 saja maka kendaraan kita parker aman di sepanjang protocol yang menuju ke dalam jlan itu
Banyak sekali aktivitas yang kita dapat lakukan disana.. mungikn dengan gambar gambar hasil jepretan ini lebih banyak bercerita

1.      event organ tunggal

Bisa ditemui di depan taman sriwedari, menampilkan penyanyi dan lagu yang sangat merakyat, seperti dangdut, campur sari hingga pop.

2.      Orkes keroncong

Saat saya pergi kesana diisi oleh orkes palsu minimal yang sangat menghibur, dengan lagu ciptaan mereka sendiri yang mudah untuk dipahami dan menggunakan bahasa sehari- hari maka menjadi daya tarik masyarakat yang dating untuk melihatnya. Apalagi di tambahi banyolan yang menyinggung dan mengkritik berbagai problematika masyarakat. Seperti BBM, elpiji, raskin, politik dan komponen lainya. Lagu yang ditawarkan juga menjadi media pembelajaran masyarakat untuk lebih mengenal dunia politik, sosial dan budaya, dan tak lupa untuk mencintai budaya Indonesia, terutama solo sebagai wajah terdepan budaya jawa “ SOLO the spirit of java”

3.      Jokowi fans

Banyak sekali masyarakat yang sangat mencintai dan mengagumi sosok jokowi yang dikenal merakyat. Nah pada kesempatan ini ditunjukan oleh paguyuban becak solo yang mendukung jokowi untuk menjadi DKI 1..

4.      Jalan santai

 

Banyak sekali keluarga yang menghabiskan waktu pagi harinya disini, selain melepas penat kerjas 6 hari mereka menyempatkan keluarganya itu jalan santai dan lari pagi

5.      Bersepeda

 

Jalan slamet riyadi merupakan jalan yang rata dan halus, karena susunannya merupakan aspal goring dan jarang dilewati kendaraan besar maka sangat nyaman bersepeda. Cukup banyak sepeda yang memenuhi jalan ini. Berbagai jenis sepeda seperti pixie, bmx, sepeda lipat, maupun sepeda yang aneh- aneh. Ada pula otopet dan becak mini yang dinaiki oleh anak- anak maupun dewasa.

6.      Pet’s lovers

Disini kita bisa menjumpai baerbagai masam binatang yang diajak jalan- jalan, dari anjing, kucing, hamster yang lucu- lucu dan beraneka ragam.

7.      Kopdar komunitas & club olahraga

Ada yang berupa pecinta yoyo,  senam, volley, tenis meja yang melakukan pertemuan rutinan dan berlatih disini

8.      Tradisional culinary

 

Kita bisa menikmati kuliner khas solo seperti pecel, susu segar boyolali, soto ayam. Empek- empek, cakue, bakso bakar, lotek, dan pokoke kuliner khas daerah lain pun tersedia disini. Harganya murah da sesuai dengan kantong mahasiswa.

9.      Shopping

Baju, kaos, maupuns stiker juga dijual disini, selain beraneka ragam model juga murah, ada juga yang jual majalah.

10.  Pacaran


Hari minggu merupakan hari libur yang sangat dinantikan oleh kawula muda. Selain gak ada sekolah, hari ini bisa dimanfaatkan untuk bersama kekasih hatinya, baik yang sudah sah atau pun yang belum mukhrim, ada yang mojok berdua atau hanya sekedar makan pagi dan jalan- jalan.

11.  Rail bus dan gatotkaca

Eh ada yang terlupa, setiap minggu juga lewat railbus solo dan bus tingkat gatotkaca yang bisa kita naiki. Untuk railbus masih belum tahu mekanisme pelayanannya. Sedangkan untuk naik bus tingkat “GATOTKACA” cukup memgeluarkan biaya akomodasi Rp. 20.000,00 untuk pengalaman keliling solo dengan bus ini, naiknya bisa di dekat ngarsopuro atau di depan taman satwataru jurug. Tiket naik bus ini bisa diperoleh di kantor dinas perhubungan di dekat stadion Manahan.


Namun dari segi pelaksanaan car free day ini jalan masih terkesan kotor dan kurang terawat. Mengingat kesadaran masyarakat masih kurang terhadap kebersihan, seperti gelas minuman, punting rokok dibuang seenaknya di jalan maupun diselokan. Untuk hal ini sebaiknya lebih dikampanyekan cinta kebersihan dan go green dari kalangan terpelajar kepada masyarakat.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: car free day solo Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan