Latest News
Sabtu, 25 Oktober 2008

Tahajud VS Stres ?

Sobat Ulil atau nggak kalo ternyata sholat Tahajud tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan kita di akhirat, tapi juga kehidupan kita di dunia. Khususnya dalam hal kesehatan kita. Mau tau? Simak deh….

Tahukah kamu hormon kortisol itu? Hormon yang berfungsi melawan stres ini berbahan steroid yang dihasilkan ginjal dan di bawah kontrol kelenjar pituitori. Pelepasan hormon ini berperan dalam menjamin ketersediaan energi. Salah satu cara kerjanya adalah dengan melepas protein dari jaringan dan otot (kecuali hati) dan kemudian diubah menjadi glukosa. Dengan begitu akan ada penekanan terhadap perubahan protein ke zat fungsional lainnya. Secara singkat, hormon kortisol dapat menekan sistem imun tubuh dan mengakibatkan seseorang rentan terhadap penyakit. Dalam pelepasan kortisol, setiap waktu berubah-ubah. Hal ini disebut irama sirkadian. Terkait irama sirkadian itu dapat dipahami bahwa kortisol dibutuhkan untuk melawan stres harian. Hanya saja, yang perlu dihindari adalah pengaruh negatifnya. Pertanyaannya adalah bagaimana cara kita menurunkan kadarnya secara umum sehingga kita sehat dengan sistem imun yang tinggi namun juga kuat dalam menghadapi stres? Tak lain jawabannya adalah Tahajud. Sebab dengan Tahajud, kita tidak rentan sakit dan juga tidak akan mudah stres. Hal ini sesuai hadist Nabi SAW “Sholat Tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan, dan menghindarkan diri dari penyakit.”(H.R. Tirmidzi).

Subhanallah, sekarang sobat Ulil udah tau khan? Ternyata Islam itu sejak dulu manfaatnya tiada akhir. Hal ini tentunya harus dibarengi dengan ikhlas karena Allah SWT. Karena ibadah apapun tidak akan diterima oleh Allah SWT jika tidak diikuti keikhlasan. Gimana… udah siap Tahajud kan?

Disadur dari : Super Health

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Tahajud VS Stres ? Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan