Latest News
Selasa, 02 September 2008

Siluet Cinta yang Tersisa Selamanya

Perjalanan masih belum selesai
Detik demi detik telah terlalu dengna sarat makna
Di sini kita bertemu tuk memaknai arti cinta-Nya
Di sini kita belajar saling melengkapi dan bukan menghakimi
Di sini kita beristirahat sejenak dari penatnya raya dan dahaganya jiwa
Hanya untuk meneguk tetesan embun dan menghirup udara nan sejuk
Hingga akhirnya relung-relung hati mendapatkan haknya yang selama ini terlalaikan
Dakulah masih panjang dan belum ada apa-apanya
Jika masih disibukkan hanya untuk menata rasa dan makna
Yang terbingkai dalam selaksa jiwa yang meronta
Mencari arti hakiki sucinya menyerahkan diri
Pada perniagaan Sang Robbi Izzati
Namun yang tidak dapat dipungkiri
Kita pun manusia biasa
Yang punya hati yang rapuh
Tak tersungkur tak berarti hanya karena hal yang sepele
Perubahan… perpisahan… keniscayaan…
Kita hanya bisa berdoa dan berusaha
Untuk diberikan keistiqomahan
Walau angin kencang menderu
Hingga ranting-ranting menggugurkan dedaunan
Kering ranting meranggas terpaan hujan telah menyapanya
Tunas menyembul sampaikan makna
Sisakan satu sisi di ruang hati
Untuk menggantungkan pigura-pigura kehidupan
Lukisan siluet cinta yang tersisa….
Selamanya….
Hingga titian anak tangga mampu kita lewati
Bersama….
Tuk bersimpuh tersungkur melihat wajah-Nya
Di Jannah kelak kembali kita direngkuh cinta-Nya
By : Hamba Allah
Siluet : Bayang-bayang cinta
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Siluet Cinta yang Tersisa Selamanya Rating: 5 Reviewed By: Wawan Listyawan